Franki Indrasmoro Memotret Keceriaan di Video Klip “Ceriakan Dunia”

Video proyek solo Franki Indrasmoro ini berkonsepkan tentang secercah keceriaan di antara kegelisahan dan kepenatan hidup di Jakarta.
franki indrasmoro
Franki Indrasmoro
Dok. Pribadi

Franki Indrasmoro merilis sebuah single solo bertajuk “Ceriakan Dunia” pada 23 Februari 2024 lalu.

Melengkapi perilisan lagu tersebut, musisi yang kerap disapa Pepeng ini juga mempersembahkan visualisasi single itu dalam bentuk musik video.

Seirama dengan judulnya, video musik “Ceriakan Dunia” yang disutradarai oleh Greg Soegono berkonsepkan tentang secercah keceriaan di antara kegelisahan dan kepenatan hidup di Jakarta. 

Proses penggarapannya sendiri dilakukan selama dua hari, tepatnya pada 22-23 Mei lalu. Dalam keterangan resmi yang diterima Billboard Indonesia, Greg mengungkap, “Hari pertama syuting hanya adegan Mas Pepeng saja, main drum dalam keramaian pejalan kaki dan kendaraan.”

“Kemudian hari kedua syuting dilakukan di beberapa Kawasan Jakarta Selatan, tepatnya di taman bermain anak, gang sempit, tangga di perumahan warga, di warung bubur ayam, di dalam angkot, dan kafe. Di semua area itu Mas Pepeng dan para personel band pengiringnya muncul. Pemunculan mereka (ceritanya) di awal akan mengganggu ketenangan orang-orang yang sibuk berangkat kerja dan berkegiatan. Tapi ujung-ujungnya semua akan menikmati kehadiran Mas Pepeng & Band,” lanjutnya.

Pemilihan lokasi syuting mayoritas dilakukan di set yang sempit, lantaran sengaja sebagai pesan simbolik yang ingin ditonjolkan dari lagu tersebut.

Franki Indrasmoro mengatakan, “Di Jakarta, kita semua hidup penuh kesibukan pekerjaan dan mencari nafkah demi menyambung hidup. Kadang semua membuat kita merasa sesak dan sulit mencari keleluasaan bergerak. Inilah yang coba ditampilkan melalui syuting sempit-sempitan ini.”

“Selama di taman bermain, gue dan gitaris gue, Pras, ceritanya nge-band di dalam perosotan yang tertutup. Terus, kami semua juga main band di dalam lift kecil, di gang sempit, juga di warung bubur ayam—di antara kompor, panci, dan penjualnya. Hehehe.” 

Menurut Pepeng, segala bentuk ekspresi yang tervisualisasi dalam video musik itu ditujukan untuk menggambarkan betapa semua harus kita jalani dengan ikhlas, sehingga kesulitan kita tidak mengurangi rasa bahagia kita.

franki indrasmoro
Franki Indrasmoro dan band, syuting hari kedua di warung bubur ayam.
franki indrasmoro
Syuting hari kedua di perumahan warga Duren Gede, Pejaten.
franki indrasmoro
Syuting hari kedua di kafe Ruma Coffeatery, Kemang.

Oh ya, Pepeng sendiri sebelumnya dikenal sebagai penggebuk drum di grup pop bernuansa retro legendaris, NAIF. Tapi setelah band itu dinyatakan vakum, Pepeng kini memilih bekerja kantoran, sambil merintis karier secara serius sebagai musisi solo.

“Ditinjau dari segi musikal memang pasti akan beda antara solo project gue dengan NAIF,” ujar Pepeng kepada Billboard Indonesia menegaskan konsepnya. “Franki Indrasmoro Project sudah pasti akan lebih terasa sentuhan alternative rock-nya, secara gue lebih berjiwa grungy. Dan eksplorasi musik gue masih relatif tinggi di usia gue yang sekarang nyaris 50 tahun ini!”

Video musik “Ceriakan Dunia” yang diproduksi Sunyata Studio bersama FNF Project rencananya akan tayang pada akhir Juni mendatang, via kanal YouTube Franki Indrasmoro. Sementara untuk single-nya sendiri, telah tersedia di berbagai digital streaming platform.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

 

PMC

Billboard Indonesia is published under license from Penske Media Corporation. All rights reserved.
Billboard name and logo used by permission of Penske Media Corporation.
Powered by TNGR